HD Serukan Relawan Sumsel Bersatu Dukung Jokowi Presiden 2019-2024

Palembang, lamanqu.co – Deklarasi Relawan Sumsel Bersatu bersama Herman Deru dan Mawardi Yahya digelar di Posko Relawan Sumsel Bersatu di Jalan Tanjung Api-Api, Minggu (09/09/2018).

Hadir dalam acara tersebut 9 perwakilan Partai pendukung Joko Widodo yakni Partai Nasdem, PDIP, Partai Golkar, PKB, Partai Hanura, PPP, PSI, PKPI dan Perindo. Selain itu juga hadir paguyuban yang mendukung Joko Widodo dan Makruf Amin yakni Suku Batak Nias, Tionghoa, Sunda, Gumay, Komering, Bali, Padang, NTT, Kikim, Lematang, Bengkulu, Jambi, Mura, Badui, Pujasuma, Sulsel, Papua, Aceh, Lampung, komunitas generasi milenial dan lainnya.

 

Ketua Relawan Sumsel Bersatu Percha Leanpuri mengatakan, harga mati Joko Widodo harus menang di Sumsel.

“Ini relawan pantang mundur. Relawan sejati, sanggup menerobos angin dan badai,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, disini hadir paguyuban yang sangat dekat dengan bapak Syahrial Oesman. Relawan pemenangan HDMY juga datang, dan para komunitas.

 

“Hari ini lebih kurang 1.000 orang yang hadir. Semoga tugas kita relawan dapat bekerja dengan baik. Inilah posko kita, rumah kita. Mari kita bersatu, tidak ada perbedaan etnis dan agama,” katanya.

Selanjutnya, acara dilanjutkan pengukuhan Posko Relawan Sumsel Bersatu dipimpin Herman Deru.

 

Dalam sambutannya Gubernur Sumsel terpilih periode 2018-2023 Herman Deru mengatakan, 4,5 tahun lalu dirinya Bupati yang mendukung Joko Widodo. Ada pak Syahrial, dan Edi Santana. Acara deklarasi ini bukanlah sarana menunjukkan kegagahan tapi ini ciri kesederhanaan Bapak Joko Widodo.

“6 bulan kedepan rakyat Indonesia memilih memimpin bangsa Indonesia. Kita perlu pemimpin yang kokoh dan teguh tanpa kepentingan pribadi. Kita butuh pemimpin seperti Joko Widodo, katanya.

Herman Deru menuturkan,  periode 2014 lalu Pak Jokowi tidak menang di Sumsel. Tapi Sumsel tetap dibangun. “Pada saat itu, Pak Jokowi  kalah 2 persen, karena ada putra daerah yang maju. Sekarang kita dukung Presiden yang tulus seperti Jokowi. Karena beliau sederhana, tidak menumpuk kekayaan, kerja keras, cerdas, merakyat. Sebagai sosok merakyat, pasti melekat. Didampingi NU Bapak Makruf Amin, tentu punya penilaian yang sangat lincah. Meskipun fitnah bertubi tubi. Tapi beliau tetap tegar,” bebernya.

Herman Deru menuturkan, di survei nasional tidak ada satupun yang mengatakan Jokowi tidak menang. Semua survei mengatakan Joko Widodo menang. “Beliau idak urung jadi Presiden lagi. Alangkah malu kalau disini Jokowi idak menang. Meskipun kemaren dengan baju merah tidak beriring. Sekarang kita bersatu untuk Pilpres. Aku bingung argumen apo yang nak aku omongke dengan Presiden, kalau Jokowi di Sumsel idak menang. Nak mintak bangun infrastruktur. Berkah kita mendapat pemimpin seperti Jokowi. Tidak ada alasan tidak mendukung beliau,” paparnya.

Oleh sebab itu, lanjut Herman Deru, butuh kerja keras untuk memenangkan Joko Widodo dan Makruf Amin. “Partai pengusung disini banyak. Saya mohon partai pendukung untuk memberi bimbingan untuk bekerjasama. Terima kasih bapak dan ibu disini yang telah menyatakan memenangkan Jokowi dan Makruf. Kita memenangkan Jokowi dan Makruf sama seperti kita sayang Sumsel,” pungkasnya.