FCL Singapore Bimbing Pemkot Palembang Pembangunan Berbasis “Software” Aplikasi

Palembang, lamanqu.co — Pemerintah Kota Palembang mendapatkan bantuan hibah berupa perangkat lunak berupa aplikasi berbasis internet dari Future Cities Laboratory (FCL) dari Singapura.

Bantuan hibah ini ditandai dengan Penandatangan Kesepakatan Bersama dengan Future Cities Laboratory (FCL) Singapura, dilakukan langsung Walikota Palembang Harnojoyo, Selasa (9/10/2018), di Rumah Dinas Walikota Palembang.


Walikota Palembang Harnojoyo usai penandatangan mengatakan, aplikasi ini dapat memudahkan Pemkot Palembang dalam menata pembangunan.

“Kita tentunya sangat bangga sekali. Dengan adanya aplikasi ini diharapkan dapat tepat sasaran dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat,” ujar Harnojoyo.

Menurutnya dalam waktu dekat aplikasi ini akan diterapkan dalam pemetaan revisi RTRW yang berada di Bappeda Kota Palembang.

“RTRW kan lagi di revisi, nantinya akan kita ujicobakan di RTRW ini, ” singkatnya.

Di tempat yang sama, Kepala Bappeda Kota Palembang Harrey Hadi mengatakan, Selain Palembang, Kota Bandung, Medan dan Surabaya juga mendapatkan bantuan hibah aplikasi yang dananya bersumber dari Pemerintah Swiss ini.

Yang mana rencananya launching pemanfataan aplikasi ini akan dilakukan pada Februari tahun depan. “Untuk leading sektor nya memang ada di Bappeda dulu tapi tidak menutup kemungkinan akan diterapkan di OPD lainnya, ” jelasnya.

Menurutnya sebagai kota yang mulai berkembang, tentunya akan banyak terjadi perubahan dan permasalahan. Nantinya aplikasi ini dapat memetakan kondisi permasalahan diperkotaan seperti infrastruktur, kemacetan dan lainnya. “Misalnya untuk mengetahui permasalahan genangan tentunya akan dicari solusi agar tidak tergenang lagi. Misalnya di sektor pendidikan, setelah dilakukan pemetaan di Gandus ternyata kurang sekolah, ya kita bangun sekolah disana,” ulasnya.
Bahkan Penerapan tidak hanya pada infrastruktur saja tambah Harey, melainkan bisa juga pada pendidikan, kesehatan dan lainnya.
“Untuk SDM dilatih langsung oleh FCL ini sendiri. Hibah ini free, jadi nanti mereka yang bakal melatih setelah semuanya bisa akan di serahkan kekita. Dan untuk di Bappeda sendiri operatornya harus bisa mengoperasikan komputer, ” tutupnya. (Ril)