Introvert Alami Kegelisahan Dalam Dirinya, Ini Penjelasan nya

Palembang, lamanqu.co-Kepribadian seseorang terbagi menjadi 3 yaitu, Introvert, Ekstrovert dan Ambivert yang mempunyai keunikan masing-masing, keduanya berjalan beriringan dan saling melengkapi.

Kita adalah manusia penikmat segala waktu hanya dengan diam, melihat, berimajinasi, sendirian, tanpa keramaian, maka kita adalah seorang introvert. Memiliki sifat pendiam, pemalu, dan sering dibilang anti-sosial. karena saat menyendiri energi mereka benar-benar terisi.

Memiliki masalah ketika berbaur dengan orang baru, maka dari itu ingin mencurahkan tentang bagaimana rasanya hidup menjadi pribadi introvert dan masalah yang dihadapi sehari-hari.

“I’m not mad or depressed or antisocial. I just need to not talk to anyone for a while and that’s okay”

1. Kurang dihargai karena terlalu pendiam

Terkadang menjadi hal yang mengerikan, terkadang juga dianggap angker karena di setiap harinya sunyi, sepi, sendirian, kadang teman-teman sering menyebut “ah cupu lo”, “penakut banget sih” dan sering diremehkan dengan kata-kata yang kadang menyayat hati, karena gak banyak bicara, sering kali gak dihargai oleh orang lain. kehadiran mereka hanya sekedar ada tanpa kontribusi yang berarti. karena seorang introvert sangat perasa dan mereka cenderung gelisah dan uring-uringan di dalam hati mereka.

“I like cancelled plans. And empty bookstores. I like rainy days and thunderstorms. And quiet coffee shops. I like messy beds and over-worn pajamas. Most of all, I like the small joys that a simple life brings.”

2. Resah karena gak begitu jago berformalitas dan lebih menyendiri saat berbaur dengan orang baru

Ingin mengutarakan sesuatu hanya saja seperti tertahan oleh tembok yang cukup besar, entah itu malu atau terlalu takut akan diejek oleh mereka karena cupu ataupun penakut. Untuk mengatakan “Hai”, “Apa kabar?” atau basa-basi lainnya bukanlah suatu hal yang mudah bagi seorang introvert.

Mereka lebih “to the point” karena mereka tidak terlalu jago dalam berbasa-basi dan dari sudut pandang lain ini adalah sebuah kesalahan yang menggangu karena tidak bisa menjadi orang dengan yang ramah, ya sisi negatifnya jika terlihat dari sudut pandang orang lain, namun dari sisi introvert sendiri, itu sudah menjadi hal biasa.

Orang introvert sangat unggul ketika menyendiri, jauh dari keramaian ataupun berdiam diri dengan buku kesayangannya di pojok ruangan, namun mereka bisa terlihat bodoh ketika berada dikeramaian. karena orang introvert akan tampak bingung harus memulai dalam obrolan. banyak pribadi introvert merasa frustasi saat menyelesaikan sebuah tugas dalam sebuah team atau kelompok karena merasa gak berkontribusi sebanyak yang mereka bisa.

“An extrovert looks at a stack of books and sees a stack of papers, while an introvert looks at the same stack and sees a soothing source of escape.” ~ Eric Samuel Timm

3. Merasa Sangat Lelah Setelah menghadapi Banyak Orang

Seperti sehabis pulang kerja dengan tumpukan kerjaaan ditambah deadline dan aktivitas lainnya seharian bersama orang banyak mereka akan merasakan, lemes, mood buruk. tapi bukan itu, seorang introvert akan merasa sangat ingin dicharge setelah melewati batas energinya.

Karena jika tidak seorang introvert akan pergi dari keramaian lalu berdiam diri, entah itu melakukan sesuatu seperti baca buku, ngopi, ngaskus, ataupun menghirup nafas, setelah itu energi mereka perlahan akan terisi dengan sendirinya.

Bekerja atau melakukan aktivitas lainnya seharian penuh bersama banyak orang, terkadang bisa menjadi suatu kegelisahan bagi orang introvert. Diujung hari nggak aneh jika orang introvert lebih suka menyendiri. dengan menyendiri dia bisa lebih tenang-relax, menyendiri bukan berarti dia tidak berfikir tentang apapun, hanya saja ia hanya butuh waktu untuk menenangkan dirinya dan berfikir mengenai jalan keluar yang tepat.

“People empty me. I have to get away to refill.”
~ Stephen Hawking

4. Sering Bingung saat Memulai Obrolan

Kamu Introvert pasti kamu mengalami hal ini, yakan?

Meski nggak semua yang memiliki sifat introvert, tapi kebanyakan dari mereka memilih untuk diam, senyum saat berpapasan dengan teman bahkan gebetan. Introvert membutuhkan berfikir ribuan kali untuk mencari topik yang tepat hanya untuk membuka obrolan dan waktu lama untuk memikirkan atau menyapanya. soalnya grogi, kadang merasa awkward (giguk/kaku) ketika dipertemukan secara tidak sengaja oleh semesta.

Introvert akan berfikir berulang kali sebelum melakukan suatu hal. Dirinya tidak akan melakukan sesuatu sebelum memikirkannya secara matang, bahkan kadang terlalu berlebihan.

Terkadang saat berpapasan itu introvert akan menyapanya dengan tatapan dan senyum yang seperti akan terlihat dipaksakan, tapi ketika ia memulai obrolan dengan sapaan “haii, apa kabar” lalu si cewek jawab “baik”. Jawaban yang padat dan singkat akan membuat sang introvert kebingungan mencari topik yang dia bahas untuk meneruskan obrolannya. ya gak sih?

“When you’re introvert like me and you’ve been lonely for a while, and then you find someone who understand you, you became really attached to them. It’s a real release”. ~ Lana Del Rey

Apakah kamu merasakan kegegelisahan yang sama? dengan apa yang saya rasakan ketika dihadapi beberapa masalah yang sulit kami pahami dan membutuhkan banyak waktu untuk berfikir matang sebelum angkat bicara.

kadang sifat ini membawa dampak negatif ke lingkungan, dengan sifat yang cenderung pendiam, dan dengan cueknya kadang mereka yang tertarik kepada kita merasa nggak ada feedback. ya terkadang kita juga merasa bersalah dengan yang kita lakukan itu bukan untuk membuatnya seperti itu.