Lima Aktivis Asal Sumsel Datangi KPK

Palembang, lamanqu.co– Terkait aksi dukungan terhadap lembaga pemerintah non kementarian yaitu KPK yang dilakukan oleh sejumlah Aktivis Sumatera Selatan beberapa waktu lalu bertempat di depan halaman gedung KPK, Senin (22/10)

Menurut ketua ormas Garda Alam Pikir Indonesia (Garda API) Sumsel Yan Hariranto, Spd, atau yang biasa disapa Yancoga mengatakan, Adapun aksi Save KPK ini bertujuan untuk mendukung KPK dalam mengedepankan dan menegakan hukum tindak pidana korupsi yang mana selama ini banyaknya oknum yang kerapsekali merugikan negara.

“Kami aktivis Sumsel akan selalu siap membantu KPK memberantas korupsi. Kami meminta hukum jadi panglima terdepan tidak pandang bulu apakah itu pejabat. Pengusaha Jendral bahkan Presidenpun salah harus di hukum dan KPK tidak boleh di intervensi dalam peroses penegakan hukum korupsi,” ujar Yancoga, Kamis (25/10/2018) melalui selulernya dan mengatakan. “Saya saat ini masih berada di Jakarta, pak Jamil, dan kawan-kawan sudah pulang duluan ada di Palembang,” imbuhnya.

Lanjut Yancoga, karena harapan kami hukum tidak tajam ke bawah dan tumpul ke atas. “Aksi kami di KPK senin 22/10 pukul 09 Wib, pagi adalah merupakan bentuk moril kami anak bangsa untuk menyelamatkan bangsa ini, alhamdulillah kami di sambut oleh KPK dan mereka sangat berterimaksih,” bebernya.

Terpisah, H. Muhammad Jamil, SH., M.Si ketua Jaringan Advokasi Masyarakat Sumsel (JAMS) ketika di hubungi mengatakan. “Hukum harus ditegakkan, hukum sebagai panglima, maka tidak ada perbedaan didalam hukum, seluruh warga negara Indonesia, wajib mematuhi baik itu presiden, para menteri, DPR RI, MPR RI, Pengusaha, Pembesar kePolisian, Pembesara TNI, semua sama dimata hukum,” katanya

Menurut Jamil, jika terjadi masalah hukum pada mereka, semua apalagi masalah tersandung hukum disebabkan oleh mereka Korupsi, Gratifikadi, Pencucian Uang Money Loundry, dalam hal KPK tetap harus bertindak tegas. “Systimatis serta terstruktur dengan baik untuk menyelidiki menyidik dan menuntut sampai kemeja hijau, karena keajahatan adalah kejahatan, siapa saja yang berbuat harus diadili dan dihukum,” tandasnaya

Kami waktu Ke Jakarta, tidak membawa massa yang banyak kami hanya berlima. ” Yaitu, Yan Hariranto Ketua Garda API Sumsel, Muhammad Ali Ketua PUDI, Rudi Arianto Ketua LSM LEBAH, Ruben Ketua NCW,” sebut Jamil

Hal senada dikatan Ketua LSM National Corruption Watch (NCW) Sumsel, Ruben mengungkapkan. “Kami datang ke Jakarta adalah merupakan bentuk dukungan kami mewakili sebagian masyarakat Sumsel untuk menyatakan mendukung KPK dalam penegakan tidak pidana korupsi, agar hukum di tegakan,” katanya singkat.

Muhammad Ali ketua LSM Pusat Uni Demokrasi Indonesia (LSM PUDI) dan Rudi Arianto ketua LSM Lebah dalam hal ini menambahakan. “Kami datang ke Jakarta tulus tidak ada muatan politik murni untuk menyatakan mendukung Lembaga Perintah Seperti KPK dalam penegakan hukum pidana korupsi, dan jika ada oknum yang terbukti melakukan korupsi tangkap segera jangan sampai masyarakat menjadi Destrinasi hukum,” ungkapnya

“Awal Pembentukan KPK dikarenakan Fungsi Kepolisian dan Kejaksaan tidak maksimal, maka dibutuhkan sebuah lembaga yang kredible yang namanya KPK, saat ini hanya KPK lembaga Hukum yang masih dipercayai oleh rakyat untuk itu perlu diselamatkan,” pungkas Muhammad Ali. (NP)