Reses DPRD Sumsel Dapil 10, Warga Sembawa Keluhkan Buaya Yang Banyak Makan Korban

Banyuasin, lamanqu.co — Guna melanjutkan pembangunan yang telah dilakukan. Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) tanggal 10-15 Desember 2018 gelar reses (menyerap aspirasi) Tahap ke-3, di kec. Sembawa dan kec.talang kelapa kab.Banyuasin.

Reses yang di hadiri oleh Anggota DPRD Provinsi Sumsel Dapil 10 Kabupaten Banyuasin di antaranya; Ali Rasit S.H dari Fraksi Hanura komisi V, Maliono S.H dari Fraksi Gerindra Komisi III, Robby Budi Puruhita, SE Partai PDIP, Muhammad F. Ridho, ST, MT dari Fraksi Demokrat dan Nadia Basjir S.E Fraksi Golkar komisi II.
Reses tersebut dilakukan oleh 5 angota DPRD Sumsel dari dapil 10 yang di koordinatori oleh Maliono Partai Gerindra, beranggotakan Robby Budi Puruhita PDIP, Ali Rasyid Partai Hanura, Nadia Basjir Partai Golkar dan MF Ridho dari Fraksi Demokrat.
Dari hasil reses yang dilakukan DPRD Sumatera Selatan dapil X banyak menyerap apa yang menjadi aspirasi warga, pada sesi dialog, berbagai saran dan pertanyaan yang dilontarkan oleh warga menyangkut pembangunan insfrastruktur, jembatan leban akar dusun 3 talang buluh, pendidikan, kesehatan, bantuan umkm dan masalah PDAM Tirta Betuah yang kurang mengalir di Sembawa dan banyaknya warga menjadi korban keganasan buaya liar di perairan Desa Limau, Desa Pulau Muning, Desa Santan Sari, Desa Sako Makmur, Desa Limbang Mulya dan Desa Sungai Rengit ungkap koordinator reses dapil 10 Maliono S.H dari Fraksi Gerindra Komisi III.
Maliono melanjutkan reses ini memang kami lakukan secara berkelompok untuk mendengarkan aspirasi dari bawah, nanti akan kita sampaikan pada rapat di DPRD Sumsel yang akan datang, apalagi permasalahan yang berkaitan dengan nyawa manusia seperti keganasan buaya liar di perairan tentunya akan segera kita tindak lanjuti, Imbuhnya
“Semua hasil yang menjadi aspirasi warga akan kita sampaikan di Paripurna, kita prioritaskan aspirasinya yang menjadi kewenangan kami di DPRD Sumsel, jika itu wewenang kabupaten Banyuasin nanti akan kita sampaikan ke kabupaten,” ungkapnya. (FN)