Wisata Pulau Belitung Banyak Dikunjungi Orang

lamanqu.co – Selama ini jika bicara wisata pulau kita disuguhkan dengan pemandangan ombak dan pasir putih sebegitu datar nya wisata pulau ini. Begitu juga jika disebut Belitung tuduhan nya ya sama, tapi tunggu dulu Belitung ternyata jika dikenali lebih dalam lagi ada tempat yang yang tidak banyak dibicarakan di Belitung ini.

Belitung adalah salah satu wisata unggulan di Indonesia. Keindahan pantai dan pulau-pulau kecilnya menggambarkan keindahan surga di dunia.

Hamparan pasir putih, batuan granit yang berukuran raksasa dan air yang jernih biru menjadikan mata kita tak bosan-bosan

Bagi kamu yang berencana untuk liburan ke Belitung, kali ini kami rangkum destinasi wisata di Belitung yang tidak boleh kamu lewatkan.

Batu Berlayar

Hanya bisa dikunjungi saat air laut surut, Batu Berlayar punya formasi batu granit yang berdiri seperti kapal yang sedang membentangkan layar.

Batu Berlayar merupakan pulau dengan pantai kecil, terpencil, namum memiliki struktur batu granit yang besar. Biasanya wisatawan akan mulai berdatangan ke pulau ini di sore hari. Di pulau ini kamu bisa puas berfoto dengan jajaran batu granit yang berdiri tegak, melihat ikan atau menyaksikan ubur-ubur yang berenang di dasar laut yang tak terlalu dalam dari atas perahu.

Jika kamu memiliki jadwal hopping island, maka pulau ini adalah salah satu pulau yang tidak boleh kamu lewatkan. Hanya berjarak 10 menit dari Pulau Pasir dan Pulau Kepayang, berkeliling di Batu Berlayar hanya menghabiskan waktu sekitar lima menit saja.

Untuk berkunjung ke tempat ini, kamu membutuhkan awak perahu yang berpengalaman dan mampu mengendarai perahu di lautan dangkal dan berbatu.

Pulau Lengkuas

Menjadi tujuan nomor satu di Belitung, Pulau Lengkuas memiliki mercusuar dengan 313 anak tangga yang menjulang tinggi. Nama Pulau Lengkuas sendiri sebenarnya tidak ada hubungannya dengan bumbu dapur Lengkuas.

Konon, penyebutan lengkuas adalah cara penduduk setempat dalam menyebut ‘Lighthouse’. Karena pada zaman dulu, kata tersebut masih sangat jarang terdengar.

Diberi nama Pulau Lighthouse karena pulau ini memiliki mercusuar tinggi yang berdiri sejak 1882.

Sempatkan untuk melihat pemandangan dari atas mercusuar saat berkunjung untuk menikmati view laut jernih bernuansa biru yang berada dengan pasir putih dan bebatuan tinggi. Kalau kamu senang berenang, berenanglah bersama ikan-ikan cantik di tengah lautnya yang jernih.

Selain cantik dilihat dari atas, pulau berpasir putih ini juga memiliki pemandangan bawah laut yang tak kalah indah, sehingga banyak juga pengunjung yang menikmatinya sambil snorkeling.

Danau Kaolin

Berada di Desa Air Raya, Tanjung Pandan, Danau Kaolin berwarna biru muda dengan daratan berwarna putih. Danau bekas tambang timah ini mengandung mineral berupa alumunium silikat yang biasa digunakan untuk industri kosmetik, cat, dan kertas.

Danau ini sangat cocok bagi kamu penggemar fotografi atau pemburu foto Instagramable. Karena danau ini memiliki view yang sangat menarik dan Instagenic.

Selain berfoto, kamu juga bisa berenang di Danau Kaolin. Pasalnya, kandungan mineralnya dapat menyerap minyak berlebih dan membuat kulit menjadi halus. Untuk berkunjung ke tempat ini tidak dikenakan biaya tiket, alias gratis. Datanglah pada pagi atau sore hari, karena siang hari akan sangat panas.

Pulau Leebong

Pulau Leebong (Lelebong) adalah pulau kecil yang terletak di pantai Barat pulau Belitung. Sebuah pulau yang dipersiapkan khusus untuk tujuan wisata dan petualangan dengan lokasi yang tidak biasa.

Perjalanan ke pulau Leebong memakan waktu sekitar 20 menit dari pelabuhan Pegantungan. Kondisi ombak tidak terlalu besar dimana pemandangan sekitar terdapat banyak meliwati hutan mangrove. Luas pulau sekitar 37 hektar terdiri atas pantai landai, pasir putih, air laut jernih, tidak ada bebatuan karang/granit. Jarak pantai saat surut sekitar 300m, dan area yang ditumbuhi pepohonan mangrove sekitar 60%. Tiba di pulau Leebong pengunjung akan berlabuh di dermaga kayu sepanjang sekitar 300m.

Tiba di pulau Leebong anda akan disuguhi pemandangan hutan mangrove di sepanjang sisi pelabuhan. Dari tempat ini anda hanya perlu berjalan sekitar 300 meter ke pusat kegiatan pantai yang terdiri atas rumah-rumah kayu beratap daun, khas suasana pulau. Tempat ini menghadap pantai pasir putih dimana sekaligus tersedia sarana olah raga air seperti kayak/kano, standing pedal kayak, water bicycle, etc. There is a restaurant and clean rest room facilities in the island.