Catatan Penjualan MPV Toyota Premium 2018 Nanjak 55 Persen, Alphard Unggul

lamanqu.co – Catatan Penjualan MPV premium pada tahun lalu mengalami kenaikan 55,68 persen menjadi 12,271 unit. Toyota Alphard masih menjadi jawara bersama Vellfire, dan Voxy mendominasi segmen pasar ini dengan pangsa 82,9 persen.

Peningkatan angka penjualan MPV premium ini terutama didorong oleh menguatnya permintaan terhadap dua produk Toyota, yakni Alphard dan Voxy, serta Hyundai H-1. Toyota menjadi merek yang mampu mendominasi pasar MPV Premium.

Selama tahun 2018, Toyota mampu memasarkan 10.183 unit MPV premium melalui tiga model yakni Alphard, Vellfire, dan Voxy. Laman resmi TAM menyebutkan Voxy dipasarkan mulai dari Rp462,25 juta, sementara Alphard Rp959,8 juta dan Vellfire 1,07 miliar.

Pada tahun lalu Voxy mampu terjual sebanyak 5.272 unit, naik tinggi dibandingkan tahun 2017 yang hanya 977 unit. Model terlaris berikutnya ialah Alpahard dan Vellfire dengan penjualuan masing-masing sebanyak 4.041 unit dan 870 unit.

General Manager Exacutive,
PT Toyota-Astra Motor (TAM) Fransiscus Soerjopranoto mengatakan, permintaan konsumen retail untuk model MPV premium tahun lalu cukup kuat khususnya untuk model Voxy. “Kalau MPV high, retail cukup kuat. Penjualan Voxy memang bagus,” ujarnya, Senin 18 Februari 2019.

Dia menuturkan, pada awal tahun ini nampak konsumen masih wait and see untuk belanja sambil melihat kondisi politik. Pasar MPV premium tahun ini, menurutnya, jika sama dengan raihan tahun ini sudah sangat baik karena ada kecenderungan penjualan kendaraan pada tahun politik menurun.

Tercatat oleh Gaikindo, penjualan MPV premium tahun 2018 yang sebanyak 12.271 unit merupakan capaian tertinggi selama 10 tahun terakhir. Penjualan MPV premium paling tinggi sebelumnya terjadi pada 2013 yakni 11.898 unit. “Prediksi saya, kalau bisa sama dengan tahun lalu saja, sudah sangat baik,” tambahnya.

Kemudian selain Toyota dengan tiga modelnya, terdapat juga pemain lain seperti Nissan Serena dan Elgrand, Mazda Biante, Hyundai H-1, Honda Odyssey dan Chevrolet Orlando. Mitsubishi Motors menjadi salah satu pemain yang mundur dari pasar MPV premium karena lebih fokus memasarkan low MPV, Xpander.