Anda Ingin Mulai Bisnis? Catat 7 Kebiasan Ini

lamanqu.co – Pepatah lama sering diucap, jika kamu berteman dengan pedagang ikan di pasar maka kamu akan siap siap dengan bauk amis nya, sebaliknya jika kamu berteman dengan penjual minyak wangi maka bau wangi nya itu akan sampai ke Anda juga.

Betapa lingkungan memengaruhi prinsip fikiran seseorang dalam melangkah apa lagi soal bisnis.

Jika ingin sukses, tiru kebiasaan sederhana para entrepreneur berikut ini.

1. Menentukan target yang ingin dicapai

Ketika berbisnis, Anda perlu memikirkan target jangka panjang yang ingin dicapai apabila bisnis berkembang dengan pesat. Misalnya, ingin membuka cabang baru di beberapa kota se-Jabodetabek. Target yang ditetapkan saat ini menjadi suatu investasi di masa mendatang, apalagi jika hasil yang diperoleh sesuai dengan ekspektasi. Di samping itu, Anda perlu menetapkan target jangka pendek sebagai upaya untuk merubah diri dari hari ke hari.

Dalam dunia bisnis, ada banyak hal yang harus diperubahi setiap hari, tetapi Anda tidak perlu merubah target yang ingin dicapai setiap hari. Lebih baik tetapkan satu target yang besar, lalu fokus untuk mewujudkan target tersebut.

2. Berteman dengan orang yang punya mimpi

Lingkungan pergaulan akan mempengaruhi pola pikir Anda dalam berbisnis. Masukilah lingkungan yang diisi oleh orang-orang yang mempunyai mimpi besar, seperti lingkungan kaum entrepreneur. Bergabung dengan para pemimpi membuat gairah bisnis semakin menyala karena lingkungan di sekitar juga mendukung.

Jauhkan diri dari lingkungan yang negatif agar pola pikir tidak berubah menjadi negatif. Jika suatu saat hal-hal negatif terlintas di telinga, sebaiknya diabaikan saja apalagi kebenarannya belum terbukti.

3. Meluangkan waktu untuk membaca berita

Walaupun sedang sibuk, entrepreneur perlu meluangkan waktu untuk membaca berita yang hangat dibicarakan di masyarakat, terutama berita seputar ekonomi. Misalnya, perubahan suku bunga pinjaman. Perubahan ekonomi otomatis akan mempengaruhi kinerja suatu bisnis. Untuk menghadapi kejadian tidak terduga, sebaiknya siapkan payung sebelum hujan.

Agar aktivitas membaca semakin menyenangkan, hidangkan secangkir kopi dan biskuit lezat di meja kerja. Lakukan kegiatan ini secara rutin agar wawasan di dunia bisnis semakin bertambah setiap hari.

4. Mau menerima kritik dan saran orang lain

Kritik dan saran perlu diberlakukan sebagai upaya untuk merubah dan mengembangkan usaha. Tidak hanya kritik dan saran dari pelanggan kepada owner dan karyawan, tetapi juga kritik dan saran dari karyawan kepada owner. Kritik dan saran yang diterima sebaiknya diindahkan demi kemajuan suatu bisnis.

Hindari perasaan tidak enak atau sakit hati saat memberi atau menerima kritik dan saran. Justru dengan cara ini, Anda semakin dapat merubah diri ke arah yang lebih baik. Adanya perubahan tentu akan memberi angin positif bagi kemajuan bisnis di masa mendatang.

5. Membangun sikap percaya diri dan optimis

Dalam membangun bisnis, Anda akan merasakan suatu kegagalan. Jadikan kegagalan ini sebagai suatu pelajaran berharga agar tidak jatuh ke lubang yang sama untuk kesekian kalinya. Kegagalan memang membuat tidak nyaman, tetapi ketidaknyamanan inilah yang dapat membawa Anda menjadi seseorang yang lebih tangguh dalam menjalani suatu bisnis.

Sama seperti pelangi sehabis hujan, begitu pula dengan kegagalan. Setelah kegagalan, akan ada kesuksesan yang siap menanti Anda di depan gerbang. Jadi, bekali diri Anda dengan rasa percaya diri dan optimisme yang kuat saat membangun bisnis.

6. Menghilangkan sifat egois

Sifat egois, ingin menang sendiri, dan keras kepala sebaiknya jangan dipertahankan jika ingin bisnis berkembang dengan pesat. Dalam membangun usaha, Anda harus mau mendengarkan masukan dari orang-orang yang ada di sekitar, terutama masukan yang bersifat kreatif dan inovatif.

Sembari menghilangkan sifat buruk, tumbuhkan sifat baik, seperti berpikir out of the box, tepat waktu, teliti, dan rasa penasaran yang tinggi agar Anda semakin haus terhadap hal-hal baru di dunia bisnis.

7. Time is money!

Sebagai entrepreneur pemula, waktu yang Anda butuhkan untuk mengembangkan bisnis lebih banyak dibandingkan entrepreneur yang sudah berpuluh-puluh tahun menggeluti bisnis. Dedikasikan waktu yang dimiliki untuk mengurus bisnis, membangun tim, dan melakukan evaluasi kinerja dalam kurun waktu tertentu.

Ketika jam kerja sudah tiba, dedikasikan sepenuhnya untuk bekerja, bukan untuk eksis di sosial media. Ingat kalimat time is money agar apa yang Anda kerjakan tidak menyimpang dari apa yang seharusnya.

Kebiasaan Kecil Membawa Perubahan yang Besar
Perubahan besar tidak dimulai dari hal-hal besar, melainkan dari hal-hal kecil yang biasa Anda lakukan setiap hari. Jika ingin menuai sukses, lakukan hal-hal kecil seperti yang sudah dijelaskan pada poin-poin di atas agar Anda terbiasa dan terlatih untuk melakukan hal-hal besar.