Ribuan Alumni PT Dukung Prabowo-Sandi

Palembang, lamanqu.co – Ribuan alumni mahasiswa dari 15 Perguruan Tinggi (PT) mendeklarasikan dukungan kepada pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Deklarasi ribuan alumni PT se-Sumsel yang juga dihadiri penasehat tim ekonomi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Prof Rizal Ramli, Munarman dan tokoh Tionghoa pendukung PAS, Lius Sungkarisma ini dilaksanakan di Grand Ballroon Tachiro di Jl Bambang Utoyo, Minggu (31/3/2019).

Ketua Presidium Komonitas Alumni PT se-Sumsel Merliati Sabirin mengatakan, deklarasi ini terinspirasi sari deklarasi alumi PT se-Indonesia yang dihelat di Jakarta pada 26 Januari 2019. “Deklarasi ini sama seperti di tempat lain ribuan alumni perguruan tinggi yang hadie disini secara sukarela. Tidak ada paksaan semua menginginkan perubahan yang kami nilai ada pada figur Pak Prabowo dan Sandi,” ujarnya.

Sementara itu, anggota presidium alumni PT se-Sumsel, Ir Rudi Apriadi yang mewakili alumni Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP) mengungkapkan, akan mengoptimalkan sisa waktu yang masih ada jelang hari pencoblosan 17 April 2019 dengan mensosialisasikan pasangan PAS kepada masyarakat.

“Masih ada waktu utamanya yang kami bidik adalah suara dari swing votter atau mereka yang belum menentukan pilihan,” ucapnya.

Prof Rizal Ramli menambahkan, dirinya tidak menyangka dan kagum ribuan alumni mahasiswa dari universitas di Sumsel militan mendukung Pak Prabowo dan Sandi . “Saya kagum, ada beberapa prof yang berani ngongol di depan umum. Berani menyatakan diri mendukung Pak Prabowo dan Sandiaga. Ini menunjukkan teman-teman di Sumsel militan,” katanya.

Rizal Ramli menerangkan, saat ini grafik pertumbuhan ekonomi Indonesia mandeg di angka 5 persen. Disisi lain pemerintahan saat ini justru tidak pernah menyampaikan upaya riil untuk meninngkatkan angka pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Jika Prabowo-Sandiaga diberikan amanah oleh rakyat untuk memimpin Indonesia dalam waktu 100 hari pertama bakal menaikkan pertumbuhan ekonomi di angka 8 persen,” urainya.

“Jika Pak Prabowo diberi amanah menjadi Presiden, program 100 hari kerja adalah menurunkan harga listrik, menurunkan harga sembako. Sehingga daya beli tumbuh. Selain itu, Pak Prabowo akan menaikkan harga sawit dan karet,” pungkasnya. (Yanti)