Herman Deru: Saya Mau Yang Nyata Bukan Cuma Slogan

* Gelar Open House, Gubernur Singgung Soal Angka Kemiskinan dan Kemiskinan Batin

Palembang, LamanQu.co – Usai menunaikan shalat Idul Adha 1440 Hijriah bersama masyarakat tepian Sungai Musi di kawasan 35 Ilir, Gubernur Sumsel H.Herman didampingi Ketua TP PKK Sumsel Hj Feby Deru beserta keluarga besarnya langsung menggelar halal bihalal di rumah dinasnya Griya Agung, Minggu (11/8) pagi.

Suasana hangat penuh kekeluargaan begitu kental terasa dalam halal bihalal tersebut. Sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat hingga masyarakat umum juga tampak hadir meramaikan halal bihalal. Seperti Walikota Palembang periode 1993-2003 H.Husni, Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Denni Gapril, Wakil Gubernur Sumsel H.Mawardi Yahya beserta istri, Sekda Sumsel H. Nasrun Umar, Dirut Bank Sumsel Babel Achmad Syamsudin, Dirut PT.SMS H.Sarimuda, Gubernur Sumsel Periode 2003-2008 Syahrial Oesman, serta sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumsel lainnya.

Dalam sambutan singkatnya Herman Deru mengungkapkan di era kepemimpinannya bersama Wagub Mawardi Yahya Ia ingin semua jajarannya bekerja yang nyata dan konkret. Caranya dengan menyambangi langsung masyarakat dan mendengarkan langsung keluh kesah mereka. Dimana target utamanya bukan hanya menuntaskan kemiskinan secara umum tapi juga kemiskinan batin di masyarakat yang cenderung jarang mendapat sentuhan langsung dari pemimpin daerah.

“Di era saya semua saya ajak, ayo kita dekati masyarakat langsung agar kita tahu info terkini dari mereka. Jadi kita tahu apa saja keluhan mereka bukan hanya dari kabar berita online tapi tahu karena kita memang datang langsung,” jelasnya.

Menurutnya kemiskinan batin masyarakat ini hanya bisa diobati dengan sentuhan-sentuhan langsung dan nyata dari pemerintah seperti gubernur dan pejabat lainnya. Hal itu menurutnya bisa dilakukan dengan hal-hal kecil. Salah satunya shalat Ied berbaur dengan masyarakat di pinggiran kota.

” Nyata disini artinya ada bukan hanya selogan saja. Nah yang seperti inilah yang ingin saya terapkan pada semua jajaran saya karena untuk membangun Sumsel itu butuh yang nyata-nyata. Seperti pagi tadi masyarakat senang sekali bahkan tidak mengira saya shalat di 35 Ilir. Sentuhan-sentuhan seperti ini yang jarang mereka dapat makanya saya lakukan Caranya kami berbagi Pak Wagub di Masjid Agung, Pak Sekda di Masjid Taqwa.” tambahnya.

Dengan tindakan nyata itu lanjut HD, bukan hanya dapat mengobati kemiskinan batin masyarakat tapi juga angka kemiskinan di Sumsel. Dimana saat ini menurutnya berdasarkan data BI jumlah angka kemiskinan di Sumsel perlahan mulai turun diimbangi dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi bahkan tertinggi di Sumatera.

Awal saya dilantik saya didemo petani kelapa karena harga kelapa anjlok, beberapa bulan lalu kita ekspor kelapa bulat dan kemarin kita sudah ekspor santan kelapa ke China dan Hongkong. Ini bentuk tindakan nyata. Kalau kemarin harga kelapa hanya beberapa ratus rupiah sekarang sudah Rp1000 per butir petani kelapa tentu senang. Ekspornya bernilai miliaran rupiah. Besok saya harap ini ada turunannya lagi,” tegas HD.

Saat ini lanjut HD, isu perlambatan ekonomi sudah terbantahkan. Indikatornya kata dia terlihat dari jumlah jamaah haji yang terus meningkat di Sumsel. Selain itu pada Lebaran Idul Adha kali ini juga terjadi peningkatan jumlah hewan yang dikurbankan masyarakat di berbagai tempat. ” Sebarannya meningkat meskipun sulit kita hitung tapi ini menandakan bahwa kesejahteraan ekonomi masyarakat membaik begitu juga kesadaran umat muslim untuk berbagi dengan berkurban meningkat,” ujarnya.

Melalui moment Hari Raya Qurban ini, Ia juga berharap semakin menambah semangat berkurban berbagi dengan sesama. Agar lebih tepat sasaran Iapun menghimbau agar semua OPD dan masyarakat mampu untuk berqurban di wilayah-wilayah yang memang membutuhkan. Sehingga manfaatnya benar-benar dapat dirasakan oleh kaum dhuafa dan mustahiq.

Selain halal bihalal ini, saya juga mengundang semua masyarakat yang pernah berhaji ataupun umroh baik yang tergabung dalam IPHI maupun bukan untuk bersilaturahmi bersama di Griya Agung,” ungkapnya.

Tak hanya bersilaturahmi, pada acara open house Idul Adha perdana di Griya Agung itu tamu yang hadir disuguhkan dengan menu yang sangat istimewa bertema “Arabian”.

Di hari penuh kebahagiaan ini sekian juta masyarakat dunia mengambil titel haji setelah wukuf. Ini kebanggan tersendiri bagi kita karena tak sedikit masyarakat Sumsel yang ikut berhaji. Ini membanggakan karena banyaknya masyarakat yang berhaji menjadi indikator bahwa perekonomian kita membaik,” ujar Gubernur saat menyampaikan sambutannya di hadapan tamu yang hadir.

Selain makan bersama, open house di kediaman Gubernur Sumsel H.Herman Deru ini juga diisi dengan foto bersama keluarga serta hiburan musik. Hingga pukul 12.20 wib siang, tamu terus berangsur datang untuk bersilaturahmi langsung dengan orang nomor satu di Sumsel tersebut.