Wawako Palembang Tinjau Pebaikan Jalan di Kecamatan Bukit Kecil

Palembang, LamanQu.co – Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda melakukan peninjauan dan pemeliharaan jalan di Jalan Kartini Kelurahan Talang Semut Kecamatan Bukit Kecil, Sabtu (12/10/2019).

Fitrianti Agustinda mengatakan, pihaknya meninjau jalan ini karena sangat membahayakan masyarakat Palembang. “Hari ini kita fokus di Kecamatan Bukit Kecil dan arah Jalan Kenten. Karena berdasarkan pengamatan kita banyak jalan berlubang,” ujarnya.

Dia menuturkan, pemeliharaan jalan ini dilakukan sambil menunggu dana alokasi khusus. “Kita tutup dulu lobang yang membahayakan pengguna jalan,” ucapnya.

Ketika ditanya terkait antisipasi Pemkot dalam menghadapi banjir menjelang musim hujan, Fitrianti Agustinda mengungkapkan, Pemkot telah melakukan gotong royong. Selain itu, juga menormalisasi sungai, dan saluran air.

“Seperti yang kita lakukan hari memastikan saluran air dinormalisasikan. Kami mengajak masyarakat menjaga kebersihan. Karena sampah yang menumpuk ini, juga bagian dari masyarakat yang membuang sampah sembarangan. Buanglah sampah pada tempatnya,” katanya.

“Mudah -mudahan kegiatan Pemkot membuat tempat pengelolaan sampah terpadu teraliasasi. In Sha Allah 2019 ini, 19 titik tempat pengelolaan sampah terpadu, bukan buang sampah saja tapi untuk meningkatkan nilai ekonomis. Karena sampah organik bisa jadi kompos, sampah plastik bisa di cacah untuk didaur ulang kembali, ” tandasnya.

Sementara itu, Camat Bukit Kecil Ahmad Furqon menambahkan, perbaikan jalan ini ada dari 6 keluarahan ada beberapa yang direkap dan sudah dilaporkan ke Pemkot Palembang dan PU PR.

“Di Kecamatan Bukit Kecil, lobangnya tidak dalam. Jumlahnya tidak banyak, lebih kurang 12 titik. Kita kerjakan tergantung PU PR,” katanya.

Untuk tempat pembuangan sampah sementara, Furqon menuturkan, sudah dilakukan di Keluarahan 24 ilir dan pembangunannya sudah 90 persen.

“Kita pengen menambah tempat pembuangan sampah, tapi kita terkendala lahan. Pembebasan lahannya ini yang menjadi kendala, karena harga lahan di perkotaan cukup mahal. Itupun lahan yang di Kelurahan 24 Ilir didapat dengan bekerjasama dengan pihak Perumnas berlokasi di rumah susun,” pungkasnya. (Yanti)