Yadi Pria Bengkulu Bius Gadis Muaradua dengan ‘Anggur Merah’

Muaradua, LamanQu.co – Sebagian para awak media yang bertugas di Oku Selatan khusus nya yang mengikuti rangkaian acara HUT Oku Selatan pada panggung hiburan yang digelar Pemkab Oku Selatan tertuju pada hiburan rakyat yakni ajang uji bakat diatas panggung berirama dangdut yang banyak digemari masyarakat Indonesia pada umum nya yakni kontes Nyayi Dangdut.

Setelah melalui beberapa tahapan dan babak penyisihan bertepatan dengan akhir pekan hingga malam harinya, malam Minggu panjang biasa disebut orang, maka sontak saja panggung dan lapangan halaman rumah dinas Wakil Bupati Oku Selatan menjadi banjir lautan manusia. Ini berarti gelaran yang disusun rapi nan afik oleh panitia peringatan HUT Oku Selatan bisa dikatakan mampu membius perhatian khalayak masyarakat Oku Selatan yang ternyata butuh hiburan, suka dan demen dengan musik dangdut ini, Minggu,(11/01)

Setelah mendapati kehebohan demi kehebohan dalam seputar ajang dan pertunjukan serta hal hal yang memukau lainnya, kerumunan awak media kini tertuju pada salah satu kontestan pria muda yang semenjak awal penyisihan sempat curi perhatian publik serta rebut hati para dewan juri di ajang kontestasi hiburan musik dangdut ini.

Kehebohan itu ternyata berlanjut pada malam puncak grand final yang tentu saja suasana nya lebih spektakular. Betapa tidak dari jumlah audiens dan siapa audiens menjadi perhitungan yang bikin geger bagi semua peserta grand final malam sejuk, tanpa hujan di pusat alun alun kota Muaradua ini.

Yadi, pria muda tampan berpenampilan bak artis dangdut ibu kota memiliki suara emas, berkemampuan dan talenta taste (selera, rasa) dangdut luar biasa, tak hanya para gadis penyuka lagu dangdut akan tetapi semua penyuka irama dangdut berdecak kagum akan kejeenihan suara, vibrasi dan cengkok serta nafas panjang melengking hingga langit langit Bumi Serasan Seandanan itu seperti ikut berdendang akan kemerduan talenta dangdut berasal dari Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu ini.

Bukan lah alasan yang dibuat buat jika tim juri kepincut untuk menentukan dirinya menjadi juara kedua pada kontes kali ini.

Tiada yang sia sia perjuangan nya kali ini, jika bakat dan pola latihan yang ia jalani bikin 112 peserta yang telah perform sebelum nya harus secara nyata atau diam diam mengakui pria penyuka potografer ini yang akhirnya mampu bertengger dan memenangkan Juara II.

Yadi berucap syukur dan bangga yang ia simpan atas pencapaian menjadi Juara, “Aku bersyukur kepada Allah SWT serta terima kasih kepada keluarga yang sudah ngebantu doa”, singkat saja ia ucapkan usai menerima sejumlah hadiah dari panitia.

Rasa kagum ia juga utarakan dalam waktu singkat itu juga kepada antusiasme masyarakat serta Pemkab Oku Selatan yang benar benar mengerti semua lini, mulai dari kegemaran, kehobbian dan seni.

“Masyarakat Oku Selatan sangat antusias dan luar biasa saya berterimaksih diberi ruang untuk menyalurkan hobby”, ungkap Yadi.

” Juga Kepada Masyarakat penyuka dangdut menyaksikan acara ini”, imbuh nya.

Dirinya pun berharap jika ajang serupa sangat baik untuk diupayakan lagi di masa dan tahun akan datang. Menurutnya ini merupakan wadah silaturahmi bagi sesama kontestan yang berasal dari tempat dan kota yang berbeda di wilayah ini.

“Ajang ini merupakan tali silaturahmi bagi kami kontestan, semoga di tahun mendatang ada kembali kontes ini jadi saya bisa kembali ferpom disini, dan untuk masyarakat, pemkab Oku Selatan serta seluruh panitia pelaksana yang terlibat saya ucapkan terimakasih, semoga Oku Selatan semakin maju.”

Ketika seluruh finalis usai melantunkan lagu-lagu masyarakat pun dihibur dengan penampilan tim juri yang tak lain artis dangdut kdi kiki dan Melanie
Terpantau masyarakat yang hadir begitu ramai hingga tribun depan rumah dinas wakil bupati penuh oleh masyarakat Oku Selatan.(tisna)