Perempuan Pengawas PT Nindya Karya Tewas Di arus Sungai Selabung

 

Muaradua, LamanQu.co–Peristiwa naas Dona (43) yang diketemukan sudah tak bernyawa akibat terbawa arus deras Sungai selabung, Kecamatan Tiga Dihaji Kabupaten Oku Selatan, Sumsel, Minggu, (29/03) pukul 15 : Wib sore.

kejadian yang tak terduga ini menimpa mereka bertiga menurut Sahidin (43) salah satu saksi mata yang selamat pada peristiwa naas itu.

Kejadian berawal saat korban bersama pekerja lapangan menaiki ponton rakit bambu untuk menyebrang sungai selabung pada Sabtu 28 Maret 2020 kemarin sekitar pukul 15,00 wib.

Menurut informasi, Dona (korban) adalah salah satu pengawas yang bekerja pada proyek waduk Tiga dihaji di Desa Sukabumi Pauh, diketahui bekerja pada di PT Nindya karya.

Dona dikabarkan hanyut tenggelam di aliran sungai Selabung seusai ia mengecek akses pekerjaan bersama para pekerja lapangan.

Menurut saksi pada saat selesai bekerja, korban bersama para pekerja menyeberangi sungai Selabung menggunakan ponton (rakit bambu).

Saat itu cuaca hujan air selabung menguap besar saat berada di tengah sungai ponton yang mereka naiki mengalami kecelakaan disebabkan ada akar bambu yang hanyut menabrak ponton yang mereka naiki.

“Kami dak nyangko tibo tibo ado akar bambu nabrak”, kata Sahidin.

Hal ini dibenarkan oleh Camat Tiga Dihaji Inada kejadian tersebut begitu cepat ujar dua orang yang selamat satu orang tenggelam yaitu almarhumah Dona pengawas Perusahaan yang mengerjakan waduk Tiga Dihaji.

“Yo kejadian nyo kato saksi pas nak balek dari lokasi ngecek gawean operator di seberang”, kata Inada, Camat Tiga Dihaji menjelaskan via phonecell.

Kejadian itu dilaporkan ke BPD Oku Selatan yang langsung melakukan pencarian semenjak sore nya, hingga korban baru bisa ditemukan pada pukul 15:00 wib Minggu. (29/03).

Kepala BPBD setempat memberi konfirmasi akan kejadian itu mengataka bersama masyarakat BPBD dari kemarin hingga berusaha mencari korban.

“dan Alhamdulilah korban sudah kita temukan dengan keadaan meninggal dunia pada pukul 15’00 wib”, ujar nya.

“Saat ini korban berada di RSUD Muaradua dan akan langsung dibawa ke kota Palembang di rumah duka”, tukasnya.(tisna)